EkonomiHeadline

Tiktok Cash Resmi Diblokir, Bagaimana Nasib Vtube?

Apiknews.com – Tiktok Cash akhirnya resmi diblokir oleh Kominfo melalui permintaan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses pemblokiran media sosial Tiktok Cash.

“Media sosial Tiktok Cash juga sedang dalam proses blokir,” kata Dedy dilansir Kompas.com, Senin (15/02/2021).

Tim Apiknews.com mencoba mengakses situs tiktokcash.com pada Senin (15/02/2021) pukul 01:58 Wib, dan benar saja, statusnya telah diblokir.

Apa itu Tiktok Cash?
Tiktok Cash merupakan situs yang dicurigai menawarkan investasi bodong. Ajakan untuk mengikuti Tiktok Cash ini banyak disebarkan melalui Facebook hingga aplikasi berbagi pesan WhatsApp.

Tiktok Cash menawarkan kemudahan mendapatkan uang hanya dengan melihat Tiktok dan mengambil tangkapan layar untuk dikirimkan.

Caranya pengguna hanya tinggal mengakses website Tiktok Cash, kemudian menggunduh aplikasi. Setelah diunduh pengguna akan diminta mentransfer sejumlah uang untuk membeli paket, dan nantinya pengguna akan mendapat tugas. Tugas tersebut yakni membuka tautan yang mengarah ke Tiktok. Setelahnya, pengguna akan diminta melakukan like, follow dan mengambil tangkapan layar. Tangkapan layar tersebut selanjutnya diunggah ke aplikasi yang telah diinstal.

Respons Tiktok
Tiktok pun bereaksi terkait kemunculan Tiktok Cash tersebut. Dalam keterangan resminya, Tiktok mengumumkan bahwa mereka tidak pernah meminta uang kepada penggunanya.

“Kami tidak akan dan tidak pernah meminta uang dari Anda,” demikian pernyataan TikTok

Tiktok juga menegaskan pihaknya tidak berafiliasi dengan situs web mana pun yang meminta uang dari penggunanya.

“Baru-baru ini, kami mengetahui bahwa ada situs web yang menggunakan nama Tiktok dan meminta uang dari pengguna. Situs web, mitra dan aktivitas ini sama sekali tidak terafiliasi dengan Tiktok” demikian pernyataan resminya.

Bagaimana Nasib Vtube setelah Tiktok Cash Diblokir?

“SWI telah menyatakan PT Future VIew Tech (VTube) masih belum mendapatkan izin. tapi tidak menutup kemungkinan jika sudah mengurus izin resmi dan memenuhi rekomendasi serta persyaratan lebih lanjut, bisa dillakukan normalisasi terhadap VTube,” tulis Kemenkominfo dikutip dari unggahan Instagram @Kemenkominfo, Minggu (14/02/2021)

Dalam unggahanya tersebut, Satgas Waspada Investigasi memberikan lima rekomendasi untuk proses normalisasi VTube, yaitu:

  1. Menertibkan komunitas yang saat ini sudah ada
  2. Tidak menggunakan mata uang asing
  3. Tidak ada sistem member get member atau referral point
  4. Poin tidak dibeli dari pengguna lainnya, tapi melalui perusahaan secara langsung.
  5. Mengurus server di Indonesia

Kendati demikian, mengenai proses pengajuan izin operasional dari VTube, Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing menyebut,saat ini pihak VTube memang tengah mengurus izin yang dibutuhkan agar bisa beroperasi.

“Mereka sedang mengurus izin, tapi sebelum ada izin, mereka tidak bisa beroperasi,” ujar Tongam.

Dia mengatakan, VTube harus mendapatkan izin terkait dengan usaha jasa periklanan sebelum bisa beroperasi.

Lebih jauh, Tongam menghimbau agar masyarakat berhati-hati mengikuti bisnis yang belum memiliki izin.

“Masyarakat diminta untuk tidak ikut kegiatan ilegal,” imbuhnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button