Daerah

Format Samarinda Ukir Banyak Prestasi di Masa Pandemi

ApikNews.com, Samarinda – Meski sedang dalam masa pandemi namun bagi para seniman Forum Aktualisasi Seni Tradisional (Format) tak kenal kata berhenti dalam berkarya. Aneka kegiatan dalam mengembangkan seni dan budaya terus mereka lakukan.

Menurut Ketua Format Samarinda, Muhammad Nur Rohim, menghadapi kondisi pandemi, seniman berusaha melakukan adaptasi dengan situasi yang ada. Syuting Sandiwara Mamanda (Sandima) yang rutin setiap hari rabu misalnya, seluruh pemain tetap mengikuti protokol kesehatan saat bermain.

Demikian pula kegiatan lain, seperti pelatihan dan seminar, maka dilakukan dengan menggunakan sarana internet seperti aplikasi zoom. Bahkan bisa dibilang kegiatan berkesenian para anggota Format tergolong cukup sering belakangan ini.

Diantaranya mereka mengikuti lomba-lomba kesenian yang diadakan oleh berbagai lembaga dan instansi. Misalnya beberapa lomba yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Kalimantan Timur. Demikian pula dengan lomba-lomba yang digelar oleh lembaga lain di tingkat daerah, regional hingga nasional.

Bahkan selama pandemi ini bisa dibilang banyak anggota Format yang mengukir prestasi di berbagai perlombaan kesenian. Diantaranya penyair Bhuyung Ardiansyah yang berhasil menang saat mengikuti beberapa lomba baca puisi tingkat nasional dan Luthfi Khairullah, pemusik andalan format yang justeru menjadi salah seorang pemenang lomba pantun.

Aneka prestasi dan kiprah seni yang dilakukan warga format ini tentu saja mendapat apresiasi dan pujian dari para sesepuh kesenian Samarinda. Dr. Ibnu Arabi misalnya, ketua Dewan Kesenia Kota Samarinda yang juga kepala Dinas Koperasi ini mengaku sangat gembira melihat kegigihan para seniman di saat pandemi ini.

Hal senada dikatakan Raja Sandima Elansyah Jamhari yang juga merupakan salah seorang pendiri Format Kaltim ini. Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Kebudayaan kota Samarinda ini terus mendukung aktifitas para seniman asuhannya di tengah kesibukannya. Bahkan Elansyah merelakan salah satu rumahnya dijadikan markas bagi para seniman Samarinda dalam berkarya. (asya)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button