Pro Justitia

Bakar Hutan Bontang, 2 Pemuda Kalsel Terancam 5 Tahun Penjara

Petugas saat meninjau lokasi perkara. (istimewa)

ApikNews.com, Bontang – Polres Bontang, mengamankan 2 pelaku pembakaran hutan seluas 1 hektar, di Bontang Lestari (Bonles) pada Sabtu (19/9/2020) sekira pukul 15 Wita. Dimana pelaku merupakan warga asal Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bontang, AKP Makhfud Hidayat mengatakan, kedua pelaku berinisal AHD (27) dan SGD (22) ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Reskrim Polres Bontang.

Hal itu berdasarkan, saat pelaku kedapatan melakukan pembakaran lahan dan menebang pohon di area hutan tersebut dengan ilegal di Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Selatan, Jumat (18/9/2020) pukul 13.35 Wita oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang.

“Pelapor mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran yang berdekatan dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Bontang Lestari Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang tersebut,” ungkapnya pada reporter ApikNews.com, Senin (21/9/2020).

“Selanjutnya pelapor mendatangi lokasi tersebut dan menemukan kurang lebih seluas 1 hektar dalam keadaan terbakar,” lanjutnya.

Kemudian pelapor mendengar suara mesin chainsaw dan mencari asal suaranya. Lalu ditemukan dua pelaku sedang melakukan pemotongan kayu dengan menggunakan dua mesin chainsaw yang dipegang oleh masing-masing orang itu.

Selanjutnya ditanyakan perihal kebakaran lahan dan AHD mengakui, dirinya membakar sedikit ranting dengan tujuan untuk membersihkan areal tersebut. Namun api membesar dan tidak dapat dipadamkan lalu datang pihak BPBD Bontang. Kedua pemuda itu pun beserta barbuk diserahkan dan diamankan di Polres Bontang.

“Satreskrim Polres Bontang telah menaikkan penanganan perkara lidik ke sidik terhadap 2 pelaku pembakaran lahan dan illegal logging dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasusnya pun masih dalam pengembangan,” terangnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu chainsaw merek new west warna orange, 1 chainsaw merk STHLL warna orange, 1 jeriken kapasitas 5 liter berisi bensin, 1 jeriken kapasitas 5 liter berisi Pertalite, 1 jeriken kapasitas 5 liter berisi oli, 1 botol oli merek Castrol Active serta 1 korek gas merek Tokai warna hijau.

Sementara kedua pelaku, dijerat dengan Pasal 84 ayat 1 juncto Pasal 12 ayat huruf f UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dan Pasal 78 ayat 4 juncto Pasal 50 ayat 3 huruf d UU Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan dan atau Pasal 188 KUHP. “Maksimal 5 tahun penjara,” tutup AKP Mahkfud. (mir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button